then: Cuma
berani curi-curi pandang.
now: Ajak ngobrol dong.
Kalau
terus-terusan memendam rasa hanya demi menjaga gengsi, sampai kapan pun gebetan
tetap enggak pernah tahu perasaan kita. Coba deh ajak ngobrol tentang hal-hal
yang kita dan dia tahu dan nyambung, misalnya tentang kompetisi olahraga yang
bakal dia ikuti. Ngobrolnya santai aja.
then: Cuma selalu melihat timeline dari dia.
now: Langsung mention.
Syukur-syukur jadi di-follow back.
Daripada terus berharap enggak pasti
dengan hanya mantengin timeline dia, kita bisa mancing gebetan dengan
mention dia di Twitter. Siapa tahu dia bakal penasaran sama twit kita, lalu
dia langsung klik tombol follow deh.
then:
Cuma berani nelepon, begitu dijawab langsung ditutup lagi.
now: Minta
langsung pin BlackBerry-nya. Trus, mulai BBM dia.
Enggak perlu basa basi, langsung aja
tanyakan pin BlackBerry-nya ketika lagi asyik ngobrol. Sikap ini enggak SKSD,
kok. Bisa aja kan, suatu saat kita butuh dia untuk menanyakan pelajaran. He he
he..
then:
Poke dia di Facebook.
now:
Langsung tulis wall untuk dia di Facebook.
Benaran deh, poke Facebook
itu enggak membuat dia ngeh dengan keberadaan kita. Mending, Sapa dia dong
melalui wall Facebook. Sesombong-sombongnya orang pasti bakal dibalas
deh. Nah, kalau
obrolan udah mulai seru, chat bisa jadi cara selanjutnya.
then:
Cuma berani
titip salam melalui sahabatnya.
now: Rencanakan jalan bareng teman-teman
lainnya.
Manfaatkan
dong kedekatan persahabatan dengan ngajakin jalan bareng. Tenaaang, kita enggak
hanya berdua gebetan aja kok. Ada banyak teman lain yang juga ikut. Gebetan
jadi enggak akan menyadari akal bulus dibalik jalan bareng ini. Hi hi hi..
then: mentok
sama gebetan yang itu-itu aja.
now:
pindah ke lain hati.
Nah, daripada terus ngarep
sama cowok yang sama, kenapa enggak cari cowok lain aja? Apalagi, dengan status
jomblo, kita bebas menyeleksi cowok manapun yang paling oke untuk jadi pacar.
Kalau dia terus enggak menunjukkan sikap, yuk ah move on!
No comments:
Post a Comment